Selasa, 29 November 2011

My World is Full With You

Tanpa ada ikatan apapun, hanya rasa saling menyayangi, kami pun menjalani semuanya bersama. Saling mengingatkan, saling mengasihi, saling perduli, everything... aku dan dia bersama, bergandengan tangan melalui semuanya, tersenyum, tertawa, segalanya.

Dengan keikhlasanku atas diriku, aku tak memintanya menjadi jodohku lagi, dengan segala anugerah yang maha indah ini, yang tumbuh dihatiku, hanya ingin dia bahagia, walau bukan denganku, aku hanya ingin dia tersenyum bahagia, karena senyumnya dapat membahagiakan orang lain, karena senyumnya menjadi arti kehidupanku. Cuma itu ga lebih aku hanya ingin itu.


Jangan ditanya apa itu yang namanya cinta... maaf aku tak tahu, aku ikhlas apapun yang dituliskan Allah untukku, aku ikhlas walau hanya sementara, aku ikhlas dengan segalanya. InsyaAllah :)

Namun ternyata, dia.. dia.. lebih lebih dari yang kubayangkan, dia menginginkanku menjadi istrinya, dia berniat menikah denganku, dia memikirkan segalanya disaat aku mengikhlaskan segalanya. Dia yang tak mengenalku, tak mengetahui siapa aku, percaya padaku, percaya pada cintaku, percaya pada kasih sayangku. Dia terus membuatku tak berhenti semakin dan semakin mencintai Allah, dia terus membuatku mencintai KEAGUNGAN ALLAH SWT.

Semenjak itu aku ikut berjuang, dia memintaku untuk mendoakan kami, semoga Allah dan keluarga meridhai niat kami, dia hanya memintaku berdoa, berdoa, sedangkan dia memikirkan segalanya, dari harus resign karena peraturan dikantor, dia yang memikirkannya. Sungguh, semenjak bersamanya air mataku tak dapat ku bendung lagi, tak mampu ku tahan lagi, tapi jangan salah ini bukan air mata kesedihan, tapi air mata atas syukurku yang tiada hingga pada Allah. (noh udah netes lagi air matanya) :')

Tiada mampu ku berkata, hanya dapat berdoa semoga dialah jodohku. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar